BI NTB Kembali Gelar Program WUBI di 2019

Lombok Barat, Ai9news.id
Program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia atau lebih dikenal dengan WUBI merupakan salah satu program unggulan Bank Indonesia dalam rangka mengembangkan kapasitas wirausaha skala UMKM. Keunggulan dari program ini sendiri terletak pada pendampingan yang diberikan secara berkelanjutan mulai dari kegiatan boothcamp, regularly coaching, monitoring dan evaluasi lokasi usaha peserta, studi banding, serta pendalaman materi khusus dimana jangka waktu pendampingan selama enam bulan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB telah menyelenggarakan program tersebut sejak tahun 2014 dengan jumlah peserta sepuluh orang dan berlanjut pada tahun 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 15. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, terbukti bahwa program WUBI memberikan dampak positif pada kemampuan peserta dalam mengelola emosi, potensi, dan energi yang dimiliki agar sebesar-besarnya dimanfaatkan untuk pengembangan diri.
Terlebih lagi dari sisi perkembangan usaha, peserta juga menunjukan kemajuan, seperti manajemen usaha yang lebih baik, adanya peningkatan profit dan terbukanya jejaring relasi usaha.
Kali ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB kembali menyelenggarakan program WUBI tahun 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Seluruh peserta telah menjalani tahapan awal pendampingan, yaitu boothcamp selama hari mulai tanggal 26 sampai 28 Juni 2019 di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.
Pada kesempatan penutupan kegiatan boothcamp WUBI 2019 hadir KPw BI NTBAchris Sarwani, Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Moh. Taufiq, Master Coach PT Pelatih Indonesia Berlimpah Sarwipeni Wulandaru.

Dalam sambutannya, Master Coach yang akrab dipanggil Coach Wulan ini menyampaikan bahwa selama kegiatan boothcamp para coach membekali peserta dengan berbagai kompetensi baik softskill maupun hardskill yang menunjang pengembangan usaha. Selain itu, diberikan juga pemahaman terkait pengelolaan mindset dan emosi.
Sementara itu KPw BI NTB Achris Sarwani menjelaskan UMKM memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu daerah terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Namun demikian, berdasarkan kajian yang dilakukan oleh berbagai lembaga diantaranya Bank Indonesia pada 2006 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM pada 2009 dan 2012 silam, serta Info Dev World Bank Group di tahun 2011 lalu diperoleh informasi bahwa lemahnya pendampingan menyebabkan sulitnya wirausaha skala UMKM untuk hidup dan berkembang
“Oleh karena itu, melalui program WUBI ini Bank Indonesia sebagai bank sentral berupaya memberikan kontribusi dalam pengembangan UMKM yang berkelanjutan” sambung Achris sapaan akrab KPw BI NTB yang ramah senyum itu.
Achris menambahkan, Kegiatan boothcamp ini merupakan langkah awal dari perjalanan sukses peserta WUBI 2019 dengan harapan seluruh peserta selain mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapatkan tetapi juga bersedia berbagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman kepada wirausaha lainnya dimulai dari yang terdekat, sehingga alumni WUBI bisa menjadi motor penggerak kemajuan UMKM di Provinsi NTB.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Lombok Barat Moh. Taufiq berpesan kepada para peserta agar benar-benar mempergunakan kesempatan yang sangat berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi diri. “Program WUBI merupakan program pengembangan UMKM yang sangat bagus sehingga patut direplikasi oleh dinas atau instansi terkait” tambah Taufiq.
Diharapkannya agar seluruh peserta senantiasa menjaga kejujuran yang merupakan salah satu sifat wajib seorang wirausaha
“Semoga ikhtiar pengembangan wirausaha di Provinsi NTB ini membawa dampak positif terhadap pengembangan usaha dengan penjualan produk tidak hanya di Provinsi NTB namun dapat merambah ke provinsi lain di Indonesia. Sehingga akan semakin menambah skala usaha dan meyerap lebih banyak tenaga kerja di Provinsi NTB” tutup Taufiq. Js(ai9*