Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader PKK Digelar di Sumbawa, Sasar Tiga Kecamatan Desa Berdaya

0
PhotoGrid_1_20251129072703

Sumbawa Besar,Ai9News.id -Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Tim Penggerak PKK Provinsi NTB menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader PKK bagi Desa Berdaya di tiga kecamatan, yakni Utan, Lape, dan Labuhan Badas. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 26–27 November 2025, dengan melibatkan enam narasumber dari TP-PKK Provinsi NTB. Pelatihan resmi dibuka oleh Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Ny. Sinta M. Iqbal.

Ny. Sinta M. Iqbal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh kader PKK desa yang menurutnya merupakan garda terdepan sekaligus mitra strategis pemerintah kecamatan dan desa dalam mendorong pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, kader PKK adalah motor penggerak masyarakat dan berharap peserta terus bersemangat, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan desa, terutama dalam program-program pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi kader PKK, terutama dalam meningkatkan wawasan, kemampuan teknis, serta pemahaman terhadap program prioritas PKK.

Menurut Hj. Ida, peningkatan kapasitas kader akan berdampak langsung pada masyarakat karena PKK berada di garis paling dekat dengan keluarga dan komunitas desa.

Ditambahakan, melalui kegiatan ini, diharapkan muncul inovasi, inisiatif, dan penguatan peran kader dalam mendukung kesejahteraan keluarga di Desa Berdaya.

Hj. Ida berharap para kader dapat memaksimalkan pengetahuan yang diperoleh untuk membantu pemerintah desa dalam merancang dan melaksanakan program yang lebih efektif, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret TP-PKK Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta penguatan kapasitas kader PKK agar lebih profesional dan berdaya saing.

“Melalui sinergi ini, diharapkan Desa Berdaya di tiga kecamatan tersebut dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam pemberdayaan keluarga dan pembangunan berbasis masyarakat,” pungkas Hj. Ida Fitria. *Ai9)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *