Tiga Hal Pokok Pembinaan ,PERPANI Sumbawa perkuat Spirit Tim

0
WhatsApp Image 2021-07-08 at 00.25.16

Sumbawa besar,Ai9news.id – Malam ini (7/7) ketua PERPANI Sumbawa Muhammad Yamin SE, MSi,. bersama Ketua PERPANI demisioner ustad Jarnawi Hadikusuma dan pengurus laksanakan diskusi dan penguatan tim penyusunan Struktur Pengurus PERPANI. Di kediamannya – Perumahan Panto Daeng Sumbawa Besar.

Selepas diangkat secara aklamasi pada pekan lalu, Muhammad Yamin merasa perlu untuk segera melangkah dalam melakukan perencanaan organisasi, namun sebelum itu, dibutuhkan informasi terkait perjalanan roda organisasi sebelumnya oleh Ketua PERPANI terdahulu.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Jarnawi sampaikan beberapa hal penting dalam penguatan organisasi perpani diantaranya adalah pembinaan atlet dan pelatih sementara hal lainnya adalah pengaturan organisasi secara tertib dan terkoordinasi dengan baik.

Menurutnya pembinaan atlet ini tidak lepas dari tiga hal pokok yaitu pembinaan fisik pembinaan teknis dan pembinaan teori.

“Pembinaan fisik menjadi sesuatu yang paling pokok dari Pembinaan atlet, karena sebagus apapun teori dan teknis apabila fisiknya kurang mantap maka hasil yang didapat pun juga kurang optimal. Bila masih pegang busurnya loyo atau bergetar dan goyang maka target bidikannya pun akan meleset”, Sapa Jarnawi yang juga pengusaha sukses di Sumbawa ini.

Lebih lanjut berdasarkan pengalamannya menjadi pelatih, atlet panahan diarahkan untuk selalu percaya diri

“Atlet panahan ditanamkan untuk memiliki kekuatan fokus pada bidikannya tidak perlu disibukkan dengan kekuatan lawan tanding karena panahan tidak seperti perlombaan tinju yang apabila kekuatan lawan tidak imbang maka akan berpengaruh kepada prestasi sementara panahan adalah olahraga yang mengandalkan kepada kemandirian dalam membidik target”. Ujar pelatih yang telah memiliki lisensi Pelatih Nasional Panahan ini.

“Nilai lain dari olahraga ini adalah mengandung hiburan dan pariwisata. Seorang pemanah akan merasakan ketagihan di dalam membidik apabila bidikan pertama belum tepat maka dia akan berusaha untuk membidik kembali sampai pada sasarannya yang sempurna. Tutur Ustadz Jar

” Adapun nilai yang ketiga adalah panahan bisa meraih prestasi. Sebab cabang olahraga ini telah masuk pada ajang Porprov maupun PON dan yang perlu dipersiapkan oleh pengurus adalah bagaimana menyiapkan ajang PORKAB yang digelar pada bulan Agustus sampai September mendatang dan juga Porprov NTB yang dilaksanakan pada tahun 2022 dan PON yang akan digelar pada 2023 mendatang di Papua”. Urai Ustadz Jar

“terkait dengan penempatan pengurus dan program kami serahkan sepenuhnya menjadi kebijakan pengurus baru. Meski demikian Kami tetap mendampingi dan telah membuat catatan sebagai pertimbangan bersama pengurus lama agar pengurus baru dapat lebih cepat dalam menyusun squad perpani Sumbawa”. Ujarnya.

Yamin menanggapi arahan dari Ustadz Jarnawi bahwasanya kepengurusan PERPANI Sumbawa yang akan dibangun ramping saja, namun memiliki fungsi dan berdaya guna.

“Kalau menurut saya struktur itu ramping saja dengan penempatan personil yang tepat berpengalaman dan mau bekerja, sesuai arahan dan pertimbangan ketua umum yang lama dan juga Pelatih Perpani Sumbawa, insya Allah struktur pengurus yang akan dibangun memiliki spirit yang lebih semangat, solid dan siap berjuang membangun perpani Sumbawa”. Harapnya.

Oleh karena itu organisasi juga tak bisa lepas dari kekuatan dapurnya yaitu bagaimana membangun pendanaan yang menjalankan roda organisasi meskipun strategi-strategi yang akan dilakukan bisa mengkolaborasi pola-pola lama dan juga pola-pola baru dengan inovasi-inovasi yang lebih mengena”. Ujar Yamin yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumbawa ini.

“Kita akan sesuaikan dengan peluang-peluang yang ada, hal ini harus secepatnya kita lakukan mengingat gelaran PORKAB maupun Porprov akan diselenggarakan oleh seluruh cabang olahraga di Kabupaten Sumbawa, dan Perpani Sumbawa tentunya tidak akan melewatkannya, karena event ini akan menjaring atlet atlet berbakat dan berprestasi, dan juga event perlombaan ini akan mampu menumbuhkan motivasi para pecinta panahan di Kabupaten Sumbawa untuk berprestasi melalui Club Panahan yang ada. bahkan kami berharap Perpani Sumbawa dapat melaksanakan event yang berskala nasional ataupun minimal regional”. Urai Yamin.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz juga memberi motivasi kepada pengurus maupun calon pengurus yang hadir bahwa kegiatan organisasi kita ini memiliki nilai melestarikan ajaran sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Artinya kita berada di jalan yang dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala.

Inilah yang perlu diyakini apabila kita dekat dengan Allah maka kita akan mendapati hal hal yang tak terduga sebagai pertolongan Nya. Dan hal ini menjadi pengalaman nyata dalam hidup saya jauh sebelum bergabung di dalam Perpani, saya dulunya adalah orang yang biasa saja, bahkan yang mengajarkan ngaji pun adalah istri saya, saya mencoba membaca dan menggali nilai-nilai yang ada di dalam Alquran dan membuktikannya dan Alhamdulillah Allah subhanahu wa ta’ala tunjukkan hal tersebut”. Ujarnya

Salah satu ayat adalah barangsiapa yang bertakwa kepada Allah maka niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari jalan yang tak pernah disangka-sangka.

Kalau bicara “Tak disangka” maka artinya Tak bisa dipikirkan.

“Barangkali Selama ini kita mengandalkan apa yang ada di dalam diri kita dan mengabaikan kekuatan pertolongan Allah, pikiran kita berusaha menjangkau hasil padahal itu ranahnya Allah.

Sekali lagi saya tegas padahal apa yang kita kerjakan itu bukanlah ranah pikiran kita tapi ranah Allah,
Maka pesan saya adalah kita bersungguh-sungguh melakukan apa yang menjadi kewajiban kita dan hasilnya atau caranya dalam mewujudkan itu Allah yang atur.

“begitupun dengan hal lain pengalaman saudara-saudara kita dulu ada yang posisi jabatannya tinggi, dia pikirkan bagaimana mempertahankan prestasinya, pelanggan nya, nasabahnya agar tidak pergi.hal itu terus dipikirkan sampai dia jatuh sakit bahkan berobat dengan biaya dan mau dioperas i memikirkan bagaimana agar apa yang telah diraihnya bisa dipertahankan. semestinya dia, yang dipikirkan adalah bagaimana memaksimalkan ibadahnya memaksimalkan ikhtiar nya sedangkan hasil itu urusan Allah subhanahu wa ta’ala.
Setelah teman tersebut fokus pada ikhtiar yang menjadi kewajiban dan ibadahnya diperbaiki, Subhanallah sakitnya sembuh tanpa operasi.” Tuturnya.

Dunia ini ibarat kotak peti, ada kunci untuk membukanya. Maka kunci-kuncinya ada pada amalan yang diajarkan Rasulullah. Bisa melalui Do’a, shalat malam, zikir, shalawat, sedekah berbakti kepada orangtuanya. Itulah Amalan amalan dahsyat yang bisa mendatang pertolongan Allah” pungkasnya.*Ai9/mrf)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *