Total Pasien Covid-19 Di Sumbawa Menjadi 18 Orang
Sumbawa Besar, Ai9news.id- Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa hingga hari ini, Senin 4 Mei 2020 setelah adanya pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB pada hari Minggu 3 Mei kemaren bahwa ada penambahan 8 kasus baru positif di Sumbawa sehingga total jumlah pasien terkonfirmasi positif menjadi 18 orang.
Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, H Hasan Basri, MM,. dalam keterangan resmi Senin (04/05/2020) sore, menjelaskan bahwa, saat ini pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona di Kabupaten Sumbawa menjadi 18 orang. Dari jumlah tersebut, terakhir ada penambahan 4 kasus baru positif pada Ahad 3 Mei 2020, masing-masing : NY. N (32 TH) istri dari TN. RL (50 TH) pasien covid no. 144. An. AH (8 TH) anak perempuan dari TN. RL (50 TH) pasien covid no. 144, TN. AA (21 TH) pelajar memiliki riwayat perjalanan dari Magetan, dan NY. RE (31 TH) asal Labuan Kuris yang meninggal dunia di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir pada 28 April 2020 lalu.
“Dengan adanya tambahan 4 kasus baru positif ini, maka total pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif menjadi 18 orang,” jelas Haji Bas (Sapaan akrab Sekda Sumbawa ini).
Lanjut Haji Bas, petugas saat ini telah melaksanakan Rapid tes terhadap 40 orang dari cluster Gowa dengan hasil 15 orang reaktif dan 60 orang santri dari cluster Magetan telah di RDT dengan hasil 19 orang reaktif. RDT juga telah dilakukan terhadap kontak erat pasien terkonfirmasi positif. Orang dengan hasil RDT reaktif ini selanjutnya diambil sampel swabnya untuk diuji di laboratorium.
“Swab telah diambil dan dari 4 swab yang sudah diperiksa, terdapat 1 sample yang positif Covid-19, 15 sample swab lainnya saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di laboratorium STP. Terhadap kasus-kasus terkonfirmasi positif covid-19, Dinas Kesehatan akan segera mendata sekaligus pemeriksaan terhadap kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerjasama semua pihak guna memberikan informasi secara benar agar perluasan kasus dapat dikendalikan,” terang Haji Bas.
Sedangkan untuk pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) telah terdata sebanyak 8.283 orang yang sebelumnya melakukan perjalanan dari berbagai wilayah di Indonesia maupun luar negeri. Yang telah selesai menjalani karantina sebanyak 7.370 orang serta masih menjalani karantina mandiri sebanyak 913 orang. Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) telah terdata sebanyak 365 orang, tetapi memiliki kontak erat terkonfirmasi positif covid-19. Sementara yang sudah menjalani karantina mandiri sebanyak 308 orang.
“Jadi jumlah komulatif ODP sebanyak 437 orang, selesai dilakukan pemantauan sebanyak 417 orang dan 20 orang masih dalam pemantauan dan menjalani karantina mandiri,” jelas Haji Bas.
Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif covid-19, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan namun tidak panik secara berlebihan, tidak memberikan stigma negatif terhadap orang yang ditetapkan sebagai PDP, ODP, OTG maupun pelaku perjalanan yang pulang ke kampung halamannya baik terhadap individu maupun keluarganya dan memberikan dukungan moril kepada mereka untuk mengkarantina diri secara mandiri, tutup Haji Bas. (Ai9/Sr)

